Wednesday, December 10, 2008

include & require

Statement require() & include() digunakan untuk mengikutsertakan file lain yang ditentukan, dan membaca nilai variable dan fungsi dari file itu.

Cara penulisan require() & include():

require("somefile.php");
include("somefile.php");
Perbedaan dari kedua statement ini adalah bahwa require() tidak dapat digunakan dalam struktur percabangan atau pengulangan.

Functions

Function adalah kumpulan beberapa kode yang dibuat untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu yang dapat dipakai berulang ulang. Penulisan dengan fungsi-fungsi terpisah akan mempermudah untuk mengembangkan program kita lebih lanjut.

Fungsi yang telah kita buat dapat dipakai/dipanggil berulang-ulang, baik yang telah dideklarasikan dalam script tersebut atau yang diikutsertakan melalui perintah require() atau include().

Pendeklarasian fungsi:

// contoh 1
function pesanError()
{
echo “Error!”;
}

// contoh 2
function penjumlahan($x, $y)
{
z = x + y;
return z;
}


Memanggil atau menggunakan fungsi:
// contoh 1
PesanError();

// contoh 2
echo penjumlahan(8, 10);

atau

$x = 8;
$y = 10;
$result = penjumlahan($x, $y);
echo $result;


Contoh 1:
Pada contoh ini fungsi tidak memberikan hasil yang dapat diolah, tetapi langsung menampilkan sesuatu.

Contoh 2:
Fungsi-fungsi dapat pula kita berikan argumen ($x & $y) untuk diolah di dalam fungsi, dan hasilnya disimpan dalam variable $result untuk diolah diluar fungsi.

Fungsi tidak dapat mengakses variabel di luar fungsi itu sendiri. Dan variable fungsi hanya dapat digunakan oleh fungsi itu sendiri.Variable akan hilang setelah fungsi selesei dieksekusi.

Variable local & global.
Variable local hanya berlaku di dalam fungsi dan tidak dapat diakses di lar fungsi itu.

function test(){
$var = 10;
}
echo ($var);

// error, karena $var tidak dikenali di luar fungsi
Variable global dideklarasikan diluar fungsi dan dapat digunakan dimana saja, variable global juga bisa digunakan di dalam fungsi dengan cara dipanggil dengan keyword global.
$var = 10;
function test(){
global $var;
echo ($var);
}

// output : 10
// jika $var tidak dipanggil dengan global tidak akan menghasilkan apa-apa


Control Structures

if

if (condition)
{
statement
}
Jika condition bernilai true, maka statement akan dijalankan
Jika condition bernilai false, maka statement akan dilewati dan menjalankan baris setelah struktur if.
if ($a > $b)
echo "a is bigger than b";

if - else

if (condition)
{
statement 1
}
else
{
statement 2
}
Jika condition bernilai true, maka statement 1 akan dijalankan
Jika condition bernilai false, maka statement 2 akan dijalankan.
if ($a > $b) {
echo "a is bigger than b";
} else {
echo "a is NOT bigger than b";
}

if - elseif - else

if (condition 1)
{
statement 1
}
elseif (condition 2)
{
statement 2
}
else
{
statement 3
}
Jika condition 1 bernilai true, maka statement 1 akan dijalankan
Jika condition 1 bernilai false dan condition 2 bernilai true, maka statement 2 akan dijalankan
Jika condition 1 dan condition 2 bernilai false, maka statement 3 akan dijalankan.
if ($a > $b) {
echo "a is bigger than b";
} elseif ($a == $b) {
echo "a is equal to b";
} else {
echo "a is smaller than b";
}

switch – case

switch(variable){
case 1;
statement 1
break;
case 2;
statement 2
break;
case 3;
statement 3
break;
default;
statement 4
break;
}
Switch digunakan untuk membandingkan suatu variable dengan beberapa nilai.
Jika variable sama dengan case 1, maka statement 1 akan dieksekusi
Jika variable sama dengan case 2, maka statement 2 akan dieksekusi
Jika variable sama dengan case 3, maka statement 3 akan dieksekusiJika selain kondisi diatas, maka statement 4 akan dieksekusi.

Fungsi dari break adalah keluar dari switch – case setelah menemukan kondisi yang bernilai true. Jika tanpa break, case berikutnya akan tetap dijalankan meskipun telah ditemukan case yang bernilai true.
default akan dijalankan jika semua kondisi case tidak ada yang dipenuhi.
// contoh 1
switch ($i) {
case 0:
echo "i equals 0";
break;
case 1:
echo "i equals 1";
break;
case 2:
echo "i equals 2";
break;
default:
echo "i is not equal to 0, 1 or 2";
}

// contoh 2, switch dengan menggunakan string
switch ($i) {
case "apple":
echo "i is apple";
break;
case "bar":
echo "i is bar";
break;
case "cake":
echo "i is cake";
break;
}

for

for (expression1; expression2; expression3)
statement
expression1 adalah nilai awal suatu variable, dijalankan pada saat iterasi/putaran dimulai.
expression2 diperiksa nilainya setiap kali iterasi dijalankan, jika hasilnya true pengulangan diteruskan, jika hasilnya false pengulangan akan dihentikan.
expression3 akan dijalankan setiap akhir iterasi, biasanya digunakan untuk menambah nilai variable.
// contoh 1
for ($i = 1; $i <= 10; $i++) {
echo $i;
}

// contoh 2
for ($i = 1; ; $i++) {
if ($i > 10) {
break;
}
echo $i;
}

// contoh 3
$i = 1;
for (; ; ) {
if ($i > 10) {
break;
}
echo $i;
$i++;
}

// contoh 4
for ($i = 1, $j = 0; $i <= 10; $j += $i, print $i, $i++);

while
while (condition)
statement
Selama nilai condition true, statement akan selalu dijalankan
// contoh 1
$i = 1;
while ($i <= 10) {
echo $i++; /* nilai $i sebelum ditambah akan diprint dulu */
}

// contoh 2
$i = 1;
while ($i <= 10):
echo $i;
$i++;

do - while
do - while loop merupakan modifikasi dari while loop.

do{
statement
}
while (condition)
$i = 1;
do {
echo $i;
} while ($i <= 10);
?>

break
break menghentikan eksekusi dari for, while, do – while atau switch.

for ($i = 0; $i < 5; ++$i) {
if ($i == 2) {
break;
}
print "$i\n";
}

output:
0
1

continue
continue digunakan dalam struktur looping untuk melewati/skip iterasi saat ini dan melanjutkan iterasi berikutnya.

for ($i = 0; $i < 5; ++$i) {
if ($i == 2) {
continue;
}
print "$i\n";
}

output:
0
1
3
4

exit
exit digunakan untuk menghentikan keseluruhan script.



Thursday, December 4, 2008

Membuat thumbnail

Thumbnail adalah versi kecil dari sebuah gambar, sehingga waktu download bisa lebih cepat. Kita akan memuat thumbnail secara otomatis dengan menggunakan GD Library 2, GD Library 2 menghasilkan thumbnail yang lebih bagus juga file yang lebih kecil. Script ini hanya untuk file JPG.

Untuk itu kita buat dulu 2 folder: “images” dan “thumbs”. Folder images untuk menyimpan gambar asli yang kita upload, dan folder thumbs untuk menyimpan thumbnail gambar.

thumbnail.php

<?
function make_thumb($img_src, $img_th)
{
$thumb_on = 'x';
$thumb_size = 150;
$quality = 50;

$img_size = GetImageSize ($img_src);
$img_in = ImageCreateFromJPEG ($img_src);

if ($thumb_on == 'x')
{
$img_y = ($thumb_size/$img_size[0]) * $img_size[1];
$img_x = $thumb_size;
}
else
{
$img_x = ($thumb_size/$img_size[1]) * $img_size[0];
$img_y = $thumb_size;
}

$img_out = ImageCreateTrueColor($img_x, $img_y);
ImageCopyResampled ($img_out, $img_in, 0, 0, 0, 0, $img_x, $img_y, $img_size[0], $img_size[1]);

ImageJPEG ($img_out, $img_th, $quality);
ImageDestroy ($img_out);
ImageDestroy ($img_in);
}

if (isset ($_FILES['image']['name']))
{
$fn = $_FILES['image']['name'];
$src = 'images/'.$fn;
$th = 'thumbs/'.$fn;
if (!@move_uploaded_file ($_FILES['image']['tmp_name'], $src)) die ('Gambar tidak bisa di upload');

make_thumb ($src, $th);
echo "Selesai!";
}
?>
<form enctype="multipart/form-data" action="thumbnail.php" method="post">
Gambar yang akan dibuat thumbnail: <input name="image" type="file"><input type="submit" value="Thumbnail">
</form>
$thumb_on: masukkan “x” untuk lebar atau “y” untuk tinggi thumbnail. Jika memasukkan “x” maka nilai dari $thumb_size akan dijadikan lebar thumbnail.
$thumb_size: ukuran pixel thumbnail.
$quality: kualitas thumbnail, “0” untuk terjelek dan “100” untuk kualitas terbaik.


Menghitung ukuran gambar asli:

$img_size = GetImageSize ($img_src);
$img_in = ImageCreateFromJPEG ($img_src);


Dari setting diatas dihitung ukuran thumbnail:

if ($thumb_on == 'x')
{
$img_y = ($thumb_size/$img_size[0]) * $img_size[1];
$img_x = $thumb_size;
}

else
{
$img_x = ($thumb_size/$img_size[1]) * $img_size[0];
$img_y = $thumb_size;
}


Membuat thumbnail dengan ImageCopyResampled dari GD Library 2 yang menghasilkan gambar lebih bagus:

$img_out = ImageCreateTrueColor($img_x, $img_y);
ImageCopyResampled ($img_out, $img_in, 0, 0, 0, 0, $img_x, $img_y, $img_size[0], $img_size[1]);

ImageJPEG ($img_out, $img_th, $quality);
ImageDestroy ($img_out);
ImageDestroy ($img_in);

Upload file gambar dan memanggil make_thumb($src, $th):
$src = lokasi gambar asli
$th = lokasi thumbnail

if (isset ($_FILES['image']['name']))
{
$fn = $_FILES['image']['name'];
$src = 'images/'.$fn;
$th = 'thumbs/'.$fn;
if (!@move_uploaded_file ($_FILES['image']['tmp_name'], $src)) die ('Gambar tidak bisa di upload');

make_thumb ($src, $th);
echo "Selesai!";
}

Monday, December 1, 2008

Update dan delete database MySQL

Update database MySQL:

<?php
include 'config.php';

mysql_select_db('dbase') or die('Error, cannot select mysql database');

$query = "
UPDATE user SET alamat = 5th Avenue WHERE nama = 'James Bond'";
mysql_query($query) or die('Error, query failed');

?>

Delete database MySQL:

<?php
include 'config.php';

mysql_select_db('dbase') or die('Error, cannot select mysql database');

$query = " DELETE FROM user WHERE nama = 'James Bond'";
mysql_query($query) or die('Error, query failed');

?>

Mengambil data dari database MySQL

Ada beberapa cara untuk mengambil data dari database MySQL:

Menggunakan mysql_fetch_array() dengan konstanta MYSQL_ASSOC akan menghasilkan associative array ($row['nama']).

<?php
include 'config.php';

$query = "SELECT nama, alamat FROM user";
$result = mysql_query($query);

while($row = mysql_fetch_array($result, MYSQL_ASSOC))
{
echo "Name :{$row['nama']} <br>" .
"Message : {$row['alamat']} <br><br>";
}

?>

Penggunaan mysql_fetch_array() bersama dengan MYSQL_ASSOC hasilnya sama dengan menggunakan mysql_fetch_assoc():

<?php
include 'config.php';

$query = "SELECT nama, alamat FROM user";
$result = mysql_query($query);

while($row = mysql_fetch_assoc($result))
{
echo "Name :{$row['nama']} <br>" .
"Message : {$row['alamat']} <br><br>";
}

?>

Dengan MYSQL_NUM akan menghasilkan numeric array ($row['0']).

<?php
include 'config.php';

$query = "SELECT * FROM user";
$result = mysql_query($query);

while($row = mysql_fetch_array($result, MYSQL_NUM))
{
echo "Nama :{$row[0]} <br>" .
"Alamat : {$row[0]} <br><br>";
}

?>

Penggunaan mysql_fetch_array() bersama dengan MYSQL_NUM hasilnya sama dengan menggunakan mysql_fetch_row():

<?php
include 'config.php';

$query = "SELECT * FROM user";
$result = mysql_query($query);

while($row = mysql_fetch_row($result))
{
echo "Nama :{$row[0]} <br>" .
"Alamat : {$row[0]} <br><br>";
}

?>

Cara lain untuk mengambil data dengan menggunakan list():

<?php
include 'config.php';

$query = "SELECT * FROM user";
$result = mysql_query($query);

while(list($nama, $alamat)= mysql_fetch_row($result))
{
echo "Nama :$nama <br>" .
"Alamat : $alamat <br><br>";
}

?>

Insert data ke dalam database MySQL

Setelah memilih dan membuka database, selanjutnya kita memasukkan data.

<?php
include 'config.php';

mysql_select_db($dbname);

$query = "INSERT INTO user (nama, alamat) VALUES ('James Bond', '3rd Avenue')";
mysql_query($query) or die('Error, insert query failed');

?>
Dan pada aplikasinya, data dimasukkan melalui form dengan $_POST :

<html>
<head>
<title>Add New User</title>
</head>

<body>

<?php
if(isset($_POST['add']))
{
include 'config.php';

$username = $_POST['nama'];
$password = $_POST['alamat'];


$query = "INSERT INTO user (nama, alamat) VALUES ('$nama', '$alamat')";
mysql_query($query) or die('Error, insert query failed');

echo "New user added";
}

else
{
?>
<form method="post">
<table border="0" cellspacing="1" cellpadding="2">
<tr>
<td width="100">Nama</td>
<td><input name="nama" type="text" id="nama"></td>
</tr>
<tr>
<td width="100">Alamat</td>
<td><input name="alamat" type="text" id="alamat"></td>
</tr>
<tr>
<td width="100">&nbsp;</td>
<td><input name="add" type="submit" id="add" value="Add New User"></td>
</tr>
</table>
</form>

<?php
}
?>

</body>
</html>

Menghapus database MySQL

Cara menghapus database dengan cara berikut:

<?php
include 'config.php';

$query = 'DROP DATABASE dbase';
$result = mysql_query($query);

?>

Membuat table

Table dibuat dengan query:

<?php
include 'config.php';

$query = 'CREATE DATABASE dbase';
$result = mysql_query($query);

mysql_select_db('dbase') or die('Cannot select database');

$query = 'CREATE TABLE user ( '.
'cid INT NOT NULL AUTO_INCREMENT, '.
'nama VARCHAR(20) NOT NULL, '.
'alamat VARCHAR(50) NOT NULL, '.
'PRIMARY KEY(cid))';

$result = mysql_query($query);


?>

atau:

<?php
include 'config.php';

$query = 'CREATE DATABASE dbase';
$result = mysql_query($query);

mysql_select_db('dbase') or die('Cannot select database');

mysql_query(”CREATE TABLE user (
cid INT NOT NULL AUTO_INCREMENT,
nama VARCHAR(20) NOT NULL,
alamat VARCHAR(50) NOT NULL,
PRIMARY KEY(cid))”);


?>

Membuat database MySQL

Untuk membuat database kita gunakan mysql_create_db():

<?php
include 'config.php';

mysql_create_db('dbase');

?>

Database bisa juga dibuat dengan menggunakan mysql_query():
<?php
include 'config.php';

$query = "CREATE DATABASE dbase";
$result = mysql_query($query);


?>

Connect ke database MySQL

Untuk koneksi ini kita membutuhkan alamat MySQL server, user dan password.

$dbhost adalah alamat MySQL server, gunakan localhost atau 127.0.0.1 jika letak MySQL server sama dengan webserver. $dbuser & $dbpass adalah username & password yang digunakan untuk mengakses MySQL.

<?php
$dbhost = 'localhost';
$dbuser = 'root';
$dbpass = 'password';
$dbname = 'dbase';

$conn = mysql_connect($dbhost, $dbuser, $dbpass) or die ('Error connecting to mysql');

mysql_select_db($dbname);
?>

Untuk membuat koneksi ke database kita gunakan mysql_connect(), jangan lupa menggunakan mysql_select_db() untuk memilih database yang diinginkan.

Jika letak MySQl server tidak sama & perlu port number, bisa ditulis seperti dibawah:

<?php
$dbhost = 'mysqlserver.com:3306';
$dbuser = 'root';
$dbpass = 'password';
$dbname = 'dbase';

$conn = mysql_connect($dbhost, $dbuser, $dbpass) or die ('Error connecting to mysql');

mysql_select_db($dbname);

?>

Konfigurasi koneksi database ini akan kita simpan sebagai config.php, jika sewaktu-waktu dibutuhkan kita bisa include file tsb.

Monday, November 17, 2008

Calculate the Difference between Two Dates

Use the DATEDIFF(date1, date2) function as shown below if you want to calculate the diffrence between 2 dates:


SELECT DATEDIFF(DATE('1997-02-28'), DATE('1997-03-01'))
FROM DUAL;
-1

Thursday, November 6, 2008

MySQL Data Types

Ada tiga tipe data yang digunakan MySQL:
1. Numeric (Integer/Numbers/Money) / Bilangan
2. String (Text)
3. Date (Dates and Time)

Bilangan / Numeric
UNSIGNED adalah bilangan tanpa tanda - didepannya

TINYINT
1 byte
bilangan bulat / integer dengan range -128 ~ 127
range UNSIGNED adalah 0 ~ 255
SMALLINT
2 byte
bilangan bulat / integer dengan range -32768 ~ 32767
range UNSIGNED adalah 0 ~ 65535
MEDIUMINT
3 byte
bilangan bulat / integer dengan range -8388608 ~ 8388607
range UNSIGNED adalah 0 ~ 16777215
INT
INTEGER
4 byte
bilangan bulat / integer dengan range -2147683648 ~ 2147683647
range UNSIGNED adalah 0 ~ 4294967295
BIGINT
8 byte
bilangan bulat / integer dengan range -9223372036854775808 to 9223372036854775807
range UNSIGNED adalah 0 ~ 184467440737079551615
FLOAT
4 byte
bilangan pecahan / floating point presisi tunggal
tidak dapat bersifat UNSIGNED
REAL
DOUBLE
DOUBLE PRECISION
8 byte
bilangan pecahan / floating point presisi ganda
tidak dapat bersifat UNSIGNED
NUMERIC(M,D)
DECIMAL(M,D)
M byte
bilangan pecahan / floating point yang disimpan sebagai string
tidak dapat bersifat UNSIGNED


Karakter / String
CHAR(x)
string dengan lebar tetap
range dari x adalah 1 ~ 255
VARCHAR(x)
string dengan lebar bervariasi
range dari x adalah 1 ~ 255
TINYTEXT
255 karakter / 255 byte
case insensitive
TEXT
65535 karakter / 64K byte
case insensitive
MEDIUMTEXT
1677215 karakter / 16M byte
case insensitive
LONGTEXT
4294967295 karakter / 4G byte
case insensitive
TINYBLOB
karakter / 255 byte
case sensitive
BLOB
karakter / 64K byte
case sensitive
MEDIUMBLOB
1677215 karakter / 16M byte
case sensitive
LONGBLOB
4294967295 karakter / 4G byte
case sensitive
ENUM('nilai1','nilai2',...)
sebuah enumerasi, yang hanya memiliki sebuah nilai dari daftar nilai, maximum 65535 nilai
SET('nilai1','nilai2',...)
sebuat set, yang memiliki 0 atau lebih nilai yang harus dipilih dari daftar nilai, maximum memiliki 64 anggota


Tanggal dan Jam / Dates and Time
DATE
tanggal dengan range '1000-01-01' sampai dengan '9999-12-31'
DATE dalam format "YYYY-MM-DD"
TIME
jam dengan range '-838:59:59' sampai '838:59:59'
TIME format adalah "HH:MM:SS"
DATETIME
kombinasi tanggal dan jam dengan range '1000-01-01 00:00:00' sampai dengan '9999-12-31 23:59:59'
DATETIME format adalah "YYYY-MM-DD HH:MM:SS"
TIMESTAMP
kombinasi tanggal dan jam dengan range '1970-01-01 00:00:00' sampai dengan tahun 2037
TIMESTAMP format adalah "YYYY-MM-DD HH:MM:SS"
YEAR
4 digit dengan range 1901 dan 2155
YEAR format adalah "YYYY"

Array

Array adalah variable yang dapat menyimpan lebih dari satu nilai/elemen. Elemen dapat diakses dengan menggunakan 2 macam index, index numeric dan index assosiative.

Di index numeric, variabel array yang dihasilkan akan berindeks angka mulai dari 0 untuk kolom pertama:

$data[0]
$data[1]
$data[2]
Sedang index assositive menggunakan nama untuk menandai tiap elemen:
$data[nama]
$data[alamat]
$data[kota]

Operator

Arithmetic Operators

operator
penjelasan
contoh
hasil
+
penjumlahan
x=5
x+2
7
-
penguranganx=5
x-2
3
*
perkalianx=5
x*5
2.5
/
pembagian10/25
%
modulus/sisa pembagian5%2
10%2
1
0
++
penambahan 1/incrementx=5
x++
6
--
pengurangan 1/decrementx=5
x--
4


Assignment Operators
operator
contoh
sama dengan
=
x=y
x=y
+=
x+=y
x=x+y
-=
x-=y
x=x-y
*=
x*=y
x=x*y
/=
x/=y
x=x/y
.=
x.=y
x=x.y
%=
x%=y
x=x%y


Comparison Operators

operatorpenjelasanhasil
==sama dengantrue jika 5==5
!=tidak sama denganfalse jika 5==5
>lebih besar daripadatrue jika 7>5
<lebih kecil daripadatrue jika 5<7
>=lebih besar atau sama dengantrue jika 7>=5
<=lebih kecil atau sama dengantrue jika <=7


Logical operators
operatorpenjelasancontoh
&&dantrue, jika:
x=5
y=2
(x < 10 && y > 1)
||ataufalse, jika:
x=5
y=2
(x==7 || y==3)
!tidaktrue, jika:
x=5
y=2
!(x==y)

Wednesday, October 15, 2008

Query/perintah dasar pengelolaan data/record dalam tabel

Memasukkan data
INSERT INTO nama_tabel VALUES (isi_kolom1, isi_kolom2, isi_kolom3);

Contoh:
INSERT INTO tblUser VALUES (Null, 'Clark Kent', 'Jl. Bali 5', 'Jakarta');

Berikan nilai NULL untuk AUTO_INCREMENT.

Menampilkan data
SELECT nama_kolom FROM nama _tabel WHERE kriteria;

Contoh:

menampilkan semua kolom dari tabel tblUser
SELECT * FROM tblUser;

menampilkan semua kolom dari tabel tblUser dimana nomor=10
SELECT * FROM tblUser WHERE nomor=’10’;

menampilkan semua kolom dari tabel tblUser yang diurut berdasarkan nama
SELECT * FROM tblUser ORDER BY nama;

menampilkan kolom nama dan alamat dari tabel tblUser
SELECT nama, alamat FROM tblUser;


Memodifikasi data
UPDATE nama_tabel SET nama_kolom = isi_kolom WHERE kriteria;


Contoh:
UPDATE tblUser SET nama = 'James Bond' WHERE nomor=’10’;

Menghapus data
DELETE FROM nama_tabel WHERE kriteria;

Contoh:
DELETE FROM tblUser WHERE nomor=’10’;

Membuat Jump Menus

Jump menu mirip dengan drop-down menu. Bedanya adalah jump menu akan membuka link berdasarkan pada pilihan yang telah dipilih. Langkah-langkah untuk memasukkan jump menu:

Step 1 - Letakkan kursor dimana jump menu ingin ditampilkan.

Step 2 - Klik Insert - Form - Jump Menu, dan kotak dialog Jump Menu akan muncul.

Step 3 - Anda dapat menambahkan item dengan mengklik tanda plus dan memberi nama/label dari item yang Anda pilih di text field.

Step 4 - Masukkan alamat URL yang objek menu yang akan dituju. Anda dapat mengetikkan URL atau klik browse untuk mencari file yang ingin Anda gunakan.

Step 5 - Anda dapat memilih untuk membuka URL di window yang sama atau window baru.

Step 6 - Ketik nama jump menu Anda.

Step 7 - Dengan menambah button "Go", pengguna akan dapat mengklik button untuk memilih pilihan pertama.

Step 8 - Setelah sesuai dengan keinginan, klik OK.

Step 9 - Klik File - Save.

Data Types & Variables

Beberapa macam data types:

  • boolean: true false
  • integer: bilangan bulat
  • float: bilangan pecahan
  • string: kumpulan huruf atau kata
  • array: kumpulan beberapa data yang disimpan dalam satu variabel.
  • NULL: NULL menjelaskan bahwa variable nilainya kosong.
Variabel adalah tempat menyimpan data. Setiap variable diawali dengan $ dan diikuti oleh nama variable itu sendiri, nama variable dimulai dengan huruf atau garis bawah dan setiap variabel dalam PHP adalah case-sensitive.


Penamaan variable yang valid: huruf a-z, A-Z, dan ASCII karakter dari 127 sampai 255 (0x7f-0xff).


<?
$var = 'PHP';
$VAR = 'MySQL';
echo "$var, $VAR"; // tampilan: PHP, MySQL

$4var = 'PHP MySQL'; // tidak valid; dimulai dengan angka
$_4var = 'PHP MySQL'; // valid; dimulai dengan garis bawah
$vär = 'PHP MySQL'; // valid; 'ä' adalah ASCII 228.
?>



<?
$var1=”1”;
$var2=”2”;
$result=$var1+$var2;
echo $result;

// hasilnya adalah = 3
?>



<?
$var1=”1”;
$var2=”2”;
$result=$var1.$var2;
echo $result;

// hasilnya adalah 12
// “.” digunakan untuk menggabungkan 2 variabel
?>

Sunday, October 12, 2008

Query/perintah dasar pengelolaan table

Membuat table
CREATE TABLE nama_tabel (
nama_kolom tipe_data,
nama_kolom tipe_data,
nama_kolom tipe_data
);

Contoh:
CREATE TABLE tblUser (
nomor INT(5) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
nama VARCHAR(50) NOT NULL,
alamat VARCHAR(50) NOT NULL,
kota VARCHAR(50) NOT NULL,
PRIMARY KEY (nomer)
);

Kolom dengan AUTO_INCREMENT nilainya akan bertambah secara otomatis setiap pengisian data.

Menghapus table
DROP TABLE nama_tabel;

Contoh:
DROP TABLE tblUser;

Query/perintah dasar pengelolaan database

SQL (Structured Query Language) adalah bahasa yang digunakan untuk mengoperasikan database. Dibawah ini adalah query dasar yang sering kita gunakan.

Membuat database
CREATE DATABASE nama_database;

Contoh:
CREATE DATABASE dbPersonal;

Menghapus database
DROP DATABASE nama_database;

Contoh:
DROP DATABASE dbPersonal;

Monday, August 25, 2008

TV LCD vs TV Plasma

Banyak orang yang menganggap kedua produk TV ini sama. Ini mungkin saja terjadi karena keduanya hampir muncul pada waktu yang sama, dan penampilan fisiknya juga sama, tipis dan layar datar.

Secara fisik kedua TV ini bisa dibedakan dari layarnya, TV plasma menggunakan kaca sedang TV LCD memakai soft screen.

Keduanya menggunakan teknologi dan cara kerja yang berbeda. TV plasma amat baik untuk memproduksi gambar layar lebar yang mempunyai banyak efek, sedang TV LCD unggul dalam menghasilkan gambar yang halus dalam ruangan yang terang.

TV plasma mempunyai lampu-lampu kecil yang memancarkan cahaya sendiri sehingga menghasilkan gambar yang terang. Sedangkan sumber cahaya TV LCD adalah backlight sehingga relatif tidak terpengaruh silau karena pantulan cahaya dan memberikan gambar halus dan terang dekat jendela dimana sinar matahari masuk.

Untuk melihat tayangan yang dinamis dengan banyak gerakan, TV plasma mengahasilkan gambar yang tajam dan halus, termasuk pemunculan subtitle yang lebih cepat dan berkesinambungan. TV plasma lebih cepat dinyalakan dari kondisi mati kemudian dihidupkan.

TV plasma dapat menampilkan detail di seluruh area sebuah gambar, baik gelap, terang, atau diantara keduanya. Mengahsilkan gambar dengan kualitas yang lebih tinggi. Maka dari itu TV plasma banyak dipilih sebagai piranti layar lebar untuk menanyangkan film.

Lampu-lampu TV plasma akan hidup dan mati untuk menghasilkan cahaya sesuai gambar yang ditampilkan. Sementara TV LCD backlightnya selalu menyala dalam menanyakan gambar, sehingga penggunaan listrik lebih besar.

Untuk umur pemakaian panel, kedua tv ini sama baiknya yaitu 60.000-100.000 jam.

Monday, August 18, 2008

Topologi jaringan / Network topology

Network topologi adalah struktur atau bentuk dari suatu network. Ada dua macam topologi: physical topology & logical topology. physical topology adalah koneksi fisik jaringan, konfigurasi / layout dari kabel komputer dan perangkat lainnya. Logical topology adalah metode yang digunakan untuk pertukaran informasi/data di dalam jaringan. Logical topology biasanya diasosiasikan dengan Media Access Control (MAC) dan protokol, dan dikonfigurasikan dengan switch dan router.

Tipe physical topology:
1. bus
2. ring
3. star
4. tree
5. mesh

Jaringan yang lebih kompleks bisa saja dibangun dari dua atau lebih dari topology diatas, yang disebut 'hybrid topology'.

1. Bus topology
Bus topology terdiri dari kabel utama dangan terminator disetiap ujungnya. Semua node dikoneksikan pada kabel utama.

keuntungan:
- koneksi komputer atau peripheral mudah
- tidak membutuhkan kabel banyak/panjang

kerugian:
- jika ada kerusakan pada kabel utama, seluruh jaringan akan putus
- jika jaringan putus akan sulit menemukan dimana masalahnya/kerusakannya
- tidak cocok jika menggunakan komputer/peripheral dalam jumlah banyak
- memerlukan terminator pada kedua ujung kabel utama

2. Ring topology
Pertukaran data/informasi dari satu node ke node yang lain dalam bentuk lingkaran dengan arah yang sama, sama seperti bus topology data akan dikirimkan kestiap node. Node akan memeriksa data itu untuknya atau bukan. Jika bukan, data itu akan diteruskan ke node disebelahnya.

keuntungan:
- koneksi komputer atau peripheral mudah
- tidak membutuhkan kabel banyak/panjang

kerugian:
- jika ada kerusakan pada kabel atau salah satu node, seluruh jaringan akan putus

3. Star topology
Design dari star topology adalah mengkoneksikan semua node langsung ke Hub. Semua data/informasi akan melewati Hub sebelum diteruskan ke tujuan.

keuntungan:
- mudah membangun star network
- jika ada kerusakan pada node atau kabel tidak akan menyebabkan jaringan putus
- mudah mendeteksi kerusakan dan mengganti device
- kontrol terpusat

4. Tree topology
Tree topology adalah kombinasi dari bus dan star topology, star topology dikoneksikan pada bus topology.

keuntungan:
- mengembangkan jaringan mudah dilakukan, karena pada bus terbatas pada jumlah device, sedang pada star terbatas pada jumlah port yang ada pada Hub.

kerugian:
- jika backbone/ kabel utama rusak, jaringan akan putus

5. Mesh topology
Pada mesh topology, semua node saling terkoneksi.

keuntungan:
- data yang dikirimkan akan mencari jalan yang terpendek dan termudah ke tujuan, dan bisa menggunakan jalan lain bila ada jalan yang terputus

kerugian:
- tidak cocok untuk jaringan skala kecil

Perangkat keras jaringan

Perangkat keras yang diperlukan dalam sebuah jaringan adalah:
1. Network Interface Card / NIC
2. Repeater
3. Hub
4. Switch
5. Bridge
6. Router

1. Network Interface Card / kartu network
Kartu network adalah perngakat yang digunakan pada komputer supaya bisa terhubung ke jaringan.

2. Repeater
Perangkat untuk memperkuat sinyal, karena jarak yang terlalu jauh.

3. Hub
Pada Hub terdapat beberapa port yang digunakan untuk mengkoneksi kabel setiap node, semua paket yang masuk akan dikirimkan ke semua node. Hub bisa juga berguna sebagai repeater.

4. Switch
Seperti Hub, switch juga memiliki sejumlah port dan domain collision sendiri pada setiap portnya. Biasanya ada satu port 'uplink', port ini memungkinkan menghubungkan beberapa switch. Switch berfungsi seperti Hub, bedanya switch jauh lebih efisien daripada sebuah hub. Switch hanya akan mengirim paket ke komputer yang dituju.

5. Bridge
Bridge digunakan untuk membagi satu jaringan yang besar menjadi beberapa jaringan yang lebih kecil. Bridge mengetahui alamat MAC dari node yang berada dalam jaringan, yang disimpan dalam tabel alamat. Dengan tabel ini, paket akan diteruskan ke node yang dituju.

6. Router
Router digunakan untuk menghubungkan dua jaringan yang berbeda, misalnya untuk menghubungkan LAN ke internet. router mengetahui lamat komputer dan router jaringan lain, dan mengirim paket data berdasarkan IP address.

Dual boot windows dan linux - menggunakan Ubuntu 8.10

Jika kita ingin menggunakan windows dan linux dalam satu komputer, ada beberapa cara untuk melakukannya, salah satu cara dengan menginstall linux ke dalam windows. Kita bisa menggunakan linux ubuntu 8.10, disini ubuntu akan diinstall ke windows seperti aplikasi/software lainnya.

1. Download file ISO Ubuntu 8.10 dan copy ke CD.

2. Setelah di-burn, masukkan CD ke dalam CDROM.

3. Jika muncul Ubuntu CD Menu, pilih Install inside Windows.

4. Pilih bahasa dan drive dimana Ubuntu akan diinstall. Masukkan username dan password. Klik Install.

5. Ubuntu akan diinstall di PC anda, dan reboot komputer anda setelah selesai.

6. Waktu menyalakan komputer akan ada pilihan operating system mana yang akan dipakai.

Untuk me-remove linux, kita bisa meng-uninstall melalui Control Panel - Add/Remove Program seperti aplikasi lainnya.


Sunday, August 17, 2008

Statement & Comment

Statement adalah perintah dalam PHP. Pada setiap akhir statement harus selalu diakhiri dengan tanda titik-koma/semicolon (;)

Comment adalah bagian dari PHP yang tidak dijalankan, yang gunanya untuk memberi komentar/keterangan dengan 2 cara:
  1. comment satu baris, dengan memeri tanda // diawal comment
    // ini adalah comment satu baris

  1. comment yang besar dengan banyak baris, dengan meletakkan comment diantara /* dan */
    /*
    ini
    comment yang besar
    dengan banyak baris
    */

PHP Introduction

PHP adalah bahasa scripting yang disisipkan pada halaman HTML dan dieksekusi pada sisi server (server side). PHP script selalu dimulai dengan <?php dan diakhiri dengan ?>. Cara menyatukan kode PHP pada HTML:

<?php
kode PHP
?>
atau:
<?
kode PHP
?>
contoh:
<html>
<head>
<title>PHP Test</title>
</head>
<body>
<? echo(“Hello World”); ?>
</body>
</html>

Jenis jaringan komputer

Jaringan komputer adalah kumpulan dari komputer dan peripheral lainnya (biasa disebut node) yang saling terkoneksidengan kabel atau tanpa kabel/wireless menggunakan kartu network (Network Interface Card/NIC).
Jika memiliki dua atau lebih komputer, kita sudah bisa membuat jaringan, dengan jaringan komputer kita bisa:
- berbagi koneksi internet
- berbagi printer, CDROM dan hardware lain
- berbagi file
- bermain online game

Jenis jaringan komputer:

1. Local Area Network (LAN)
Jaringan yang berada dalam suatu area lokal, berada pada tempat yang geografis kecil, seperti gedung, perkantoran, kampus.
Dalam suatu LAN, biasanya ada satu komputer yang berfungsi sebagai server. Server adalah komputer yang khusus digunakan untuk mengontrol dan mengelola aktivitas jaringan, menyimpan atau memproses informasi/software yang diperlukan oleh client/workstation. Workstation adalah komputer komputer yang terhubung ke suatu jaringan.

2. Wide Area Network (WAN)
WAN menghubungkan area geografis yang lebih luas, menggunakan kabel bawah laut atau satelit.


Note:
Node = semua device yang terhubung ke jaringan.
Paket = informasi/data yang dikirim oleh node.