if
if (condition)Jika condition bernilai true, maka statement akan dijalankan
{
statement
}
Jika condition bernilai false, maka statement akan dilewati dan menjalankan baris setelah struktur if.
if ($a > $b)
echo "a is bigger than b";
if - else
if (condition)Jika condition bernilai true, maka statement 1 akan dijalankan
{
statement 1
}
else
{
statement 2
}
Jika condition bernilai false, maka statement 2 akan dijalankan.
if ($a > $b) {
echo "a is bigger than b";
} else {
echo "a is NOT bigger than b";
}
if - elseif - else
if (condition 1)Jika condition 1 bernilai true, maka statement 1 akan dijalankan
{
statement 1
}
elseif (condition 2)
{
statement 2
}
else
{
statement 3
}
Jika condition 1 bernilai false dan condition 2 bernilai true, maka statement 2 akan dijalankan
Jika condition 1 dan condition 2 bernilai false, maka statement 3 akan dijalankan.
if ($a > $b) {
echo "a is bigger than b";
} elseif ($a == $b) {
echo "a is equal to b";
} else {
echo "a is smaller than b";
}
switch – case
switch(variable){
case 1;
statement 1
break;
case 2;
statement 2
break;
case 3;
statement 3
break;
default;
statement 4
break;
}
Switch digunakan untuk membandingkan suatu variable dengan beberapa nilai.Jika variable sama dengan case 1, maka statement 1 akan dieksekusi
Jika variable sama dengan case 2, maka statement 2 akan dieksekusi
Jika variable sama dengan case 3, maka statement 3 akan dieksekusiJika selain kondisi diatas, maka statement 4 akan dieksekusi.
Fungsi dari break adalah keluar dari switch – case setelah menemukan kondisi yang bernilai true. Jika tanpa break, case berikutnya akan tetap dijalankan meskipun telah ditemukan case yang bernilai true.
default akan dijalankan jika semua kondisi case tidak ada yang dipenuhi.
// contoh 1
switch ($i) {
case 0:
echo "i equals 0";
break;
case 1:
echo "i equals 1";
break;
case 2:
echo "i equals 2";
break;
default:
echo "i is not equal to 0, 1 or 2";
}
// contoh 2, switch dengan menggunakan string
switch ($i) {
case "apple":
echo "i is apple";
break;
case "bar":
echo "i is bar";
break;
case "cake":
echo "i is cake";
break;
}
for
for (expression1; expression2; expression3)expression1 adalah nilai awal suatu variable, dijalankan pada saat iterasi/putaran dimulai.
statement
expression2 diperiksa nilainya setiap kali iterasi dijalankan, jika hasilnya true pengulangan diteruskan, jika hasilnya false pengulangan akan dihentikan.
expression3 akan dijalankan setiap akhir iterasi, biasanya digunakan untuk menambah nilai variable.
// contoh 1
for ($i = 1; $i <= 10; $i++) {
echo $i;
}
// contoh 2
for ($i = 1; ; $i++) {
if ($i > 10) {
break;
}
echo $i;
}
// contoh 3
$i = 1;
for (; ; ) {
if ($i > 10) {
break;
}
echo $i;
$i++;
}
// contoh 4
for ($i = 1, $j = 0; $i <= 10; $j += $i, print $i, $i++);
while
while (condition)Selama nilai condition true, statement akan selalu dijalankan
statement
// contoh 1
$i = 1;
while ($i <= 10) {
echo $i++; /* nilai $i sebelum ditambah akan diprint dulu */
}
// contoh 2
$i = 1;
while ($i <= 10):
echo $i;
$i++;
do - while
do - while loop merupakan modifikasi dari while loop.
do{
statement
}
while (condition)
$i = 1;
do {
echo $i;
} while ($i <= 10);
?>
break
break menghentikan eksekusi dari for, while, do – while atau switch.
for ($i = 0; $i < 5; ++$i) {
if ($i == 2) {
break;
}
print "$i\n";
}
output:
0
1
continue
continue digunakan dalam struktur looping untuk melewati/skip iterasi saat ini dan melanjutkan iterasi berikutnya.
for ($i = 0; $i < 5; ++$i) {
if ($i == 2) {
continue;
}
print "$i\n";
}
output:
0
1
3
4
exit
exit digunakan untuk menghentikan keseluruhan script.